Penulis:

Isnurani

Gerry Sastro

Ilmadi

Bagaimana sebaiknya sebuah konsep matematika diperkenalkan kepada siswa: dimulai dari benda konkret lalu bergerak menuju simbol, atau justru sebaliknya? Buku ini menjawab pertanyaan tersebut dengan mengkaji dua urutan penyajian multi representasi berdasarkan teori Bruner, yaitu Enaktif–Ikonik–Simbolik (E–I–S) dan Simbolik–Ikonik–Enaktif (S–I–E), serta kaitannya dengan kemampuan penalaran matematis siswa Sekolah Menengah Pertama.

Pembahasan diawali dengan hakikat, jenis, dan indikator penalaran matematis, dilanjutkan dengan konsep multi representasi dan translasi antar-representasi, kemudian diperkuat oleh landasan teori Bruner, Vygotsky, Piaget, Ausubel, teori beban kognitif, pendekatan saintifik, dan pembelajaran kooperatif. Bagian selanjutnya menguraikan desain pembelajaran dengan urutan E–I–S dan S–I–E, asesmen penalaran matematis, serta penerapan multi representasi di sekolah, dengan materi keliling persegi panjang sebagai contoh.

Dilengkapi rangkuman, latihan, dan kunci jawaban pada setiap bab, buku ini layak menjadi rujukan bagi guru, calon guru, mahasiswa, dan peneliti pendidikan matematika yang ingin merancang pembelajaran yang lebih bermakna.

 

Yayasan Kayyis Mulia Jaya adalah platform penerbit, percetakan buku, jurnal, dan karya ilmiah.

Scroll to Top