Penulis:
Dr. Dwi Kusumo Wardhani, S.H., M.Kn.
Dr. Muhammad Ali, S.H., M.Kn.
Editor:
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam tata kelola hukum dan administrasi publik, termasuk dalam bidang kenotariatan dan agraria. Transformasi ini tidak hanya menyentuh aspek teknis pelayanan, tetapi juga memengaruhi kepastian hukum, keamanan data, kekuatan pembuktian dokumen, serta etika profesi. Buku ini menguraikan fondasi teoretis mengenai marwah profesi kenotariatan dan prinsip hukum agraria, kemudian menelaah digitalisasi sistem pertanahan nasional dari sisi regulasi, implementasi, serta risiko sengketa dalam sistem elektronik.
Selain itu, buku ini mengkaji persoalan keamanan data, kerahasiaan jabatan, serta tantangan profesional di tengah ekosistem digital yang semakin kompleks. Reformasi tata kelola pertanahan berbasis teknologi dianalisis sebagai instrumen untuk memperkuat integritas sistem sekaligus menanggulangi praktik mafia tanah. Gagasan menuju ekosistem agraria yang terintegrasi melalui kebijakan satu peta dibahas sebagai visi pembenahan struktural yang menopang kepastian hukum dan keadilan pengelolaan sumber daya. Melalui pendekatan akademis dan normatif, buku ini menghadirkan refleksi kritis atas peran kenotariatan dan administrasi agraria dalam menjaga marwah hukum di era digital.

Yayasan Kayyis Mulia Jaya adalah platform penerbit, percetakan buku, jurnal, dan karya ilmiah.
