Penyusun: Vidya Amalia Rismanty, B.Ec., M.M. & Dr. Mutawali, S.E.I., M.M.
Editor: Dr. Mutawali, S.E.I., M.M.
Penerbit: Yayasan Kayyis Mulia Jaya
Sinopsis
Manajemen risiko kredit penting bagi bank untuk mengidentifikasi, mengukur, dan mengendalikan risiko pemberian kredit. Dengan analisis 5C (Character, Capital, Collateral, Capacity, Conditions), bank dapat menilai kemampuan dan kemauan debitur untuk membayar. Kebijakan, prosedur, dan sistem pengendalian internal yang efektif diperlukan untuk mengurangi risiko dan menjaga stabilitas keuangan bank.
Kapabilitas SDM meliputi kemampuan, keterampilan, dan pemahaman yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas dengan efektif. Perencanaan SDM yang baik memastikan organisasi memiliki tenaga kerja yang tepat sesuai kebutuhan, mendukung pencapaian tujuan jangka panjang, dan meningkatkan daya saing di pasar.
Peningkatan budaya manajemen risiko memerlukan komitmen pimpinan, edukasi stakeholder, dan konsistensi dalam penerapannya. Budaya risiko yang efektif membantu organisasi untuk lebih efisien dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko, sehingga meningkatkan kinerja organisasi meskipun ada tantangan dalam implementasinya.
Rencana strategis adalah perencanaan tujuan jangka panjang, pengembangan strategi, dan langkah-langkah tindakan untuk mencapainya. Perencanaan yang matang memungkinkan organisasi menghadapi ketidakpastian, meningkatkan efisiensi, dan memaksimalkan penggunaan sumber daya untuk mencapai tujuan dan beradaptasi dengan perubahan lingkungan.
Manajemen risiko yang efektif sangat penting dalam sektor perbankan Indonesia untuk meningkatkan likuiditas dan mengurangi risiko kredit, seperti NPL. Meskipun kebijakan OJK dan penerapan teknik manajemen risiko seperti ERM serta transformasi digital membantu, banyak bank masih menghadapi tantangan dalam mengelola risiko. Faktor internal, seperti kapitalisasi dan kinerja, lebih berpengaruh daripada faktor makroekonomi. Manajemen risiko yang efektif juga krusial dalam sektor perbankan syariah, terutama dalam mengelola pembiayaan murabahah. Risiko terkait pembiayaan ini dapat mengganggu keberlanjutan bank syariah jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, bank syariah perlu menerapkan strategi manajemen risiko yang sesuai dengan prinsip syariah untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan industri.

Yayasan Kayyis Mulia Jaya adalah platform penerbit, percetakan buku, jurnal, dan karya ilmiah.
- All
- Gallery Item



